HEADLINE NEWS

Masyarakat Adat (20)






P         Dunia kita ini seolah-olah dipisahkan dan terluka saat kita menyaksikan peperangan, konflik sosial, diskriminasi, marginalisasi dan perpecahan yang tidak memungkinkan orang hidup sepenuhnya sebagai manusia. Saat kita memandang sungguh-sungguh kenyataan menyedihkan ini, kita sadar akan realitas diri kita sendiri yang juga terluka dan terus dilukai. Yang siap dan bermodal akan diuntungkan, yang gagap dan miskin akan terlindas, tergerus dan tergusur dalam penderitaan tanpa ampun. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil melawan arus negatif eksploitasi dan kesewenang-wenangan perlakuan, secara khusus terhadap masyarakat adat, sekaligus membela dan berpihak pada mereka. Sebagaimana halnya tatkala kita berdoa menyentuh pergumulan batin kita yang membutuhkan ketenangan, kita temukan komitmen kita untuk bekerja bagi Yesus yang antikekerasan dan diskriminasi untuk memungkinkan terwujdunya perdamaian dan keadilan bagi mereka yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir.

Saudara-saudari, marilah menyatakan sesal dan tobat bersama sebagai upaya memelihara keadilan dan perdamaian dengan masyarakat adat:

U          Kami Anak-anak Bapa yang satu dan sama:
                                                                                                                               
Menyesal sungguh atas kelalaian dan pembawaan diri yang tidak berkenan pada sesama seraya menyadari bahwa kekerasandan penindasan terhadap sesama manusia terutama masyarakat adat bertentangan dengan semangat murni agama, dan karenanya kami menolak setiap bentuk kekerasan dan perang atas nama Allah dan agama, suku dan ideologi yang tidak berperikemanusiaan.

Refren: Ya Tuhan, ya Tuhan sayangi kami, ya Tuhan sayangi kami

Kami menyesal sungguh atas kelalaian dan pembawaan diri yang tidak berkenan pada sesama seraya berniat memelihara iklim kehidupan yang saling menghargai dan menghormati satu sama lain agar terbangun kebersamaan yang ditandai dengan damai dan persaudaraan.

Refren: Ya Kristus, ya Kristus sayangi kami, ya Kristus sayangi kami

Kami menyesal sungguh atas kelalaian dan pembawaan diri yang tidak berkenan pada sesama seraya berniat mambangun budaya dialog dengan masyarakat adat sehingga semakin tumbuh pemahaman dan kepercayaan antarpribadi dan antarkelompok yang berkepentingan demi terwujudnya perdamaian sejati.

Refren: Ya Tuhan, ya Tuhan sayangi kami, ya Tuhan sayangi kami

Kami menyesal sungguh atas kelalaian dan pembawaan diri yang tidak berkenan pada sesama seraya berniat mengampuni kesalahan dan prasangka buruk sesama baik di masa lalu maupun saat ini, dengan berani memutus belenggu kebencian dan kekerasan serta belajar dari keburukan masa lalu bahwa perdamaian tanpa keadilan bukanlah perdamaian sejati.
Refren: Ya Kristus, ya Kristus sayangi kami, ya Kristus sayangi kami

Kami menyesal sungguh atas kelalaian dan pembawaan diri yang tidak berkenan pada sesama seraya berniat menggalang persahabatan dengan dan antarmasyarakat adat di atas dasar solidaritas, persaudaraan dan cinta kasih demi terwujudnya kebaikan bersama.

Refren: Ya Tuhan, ya Tuhan sayangi kami, ya Tuhan sayangi kami

Allah Yang Mahatinggi dan penuh kemuliaan. Engkaulah Tuhan, gunung batu dan benteng pertahanan kami. Pandanganlah segenap manusia di seluruh muka bumi. Betapa tak terbilang banyaknya umat manusia yang disebut masyarakat adat punah dan terperdaya oleh ketakamakan dan kerakusan sesamanya. Habitat dan kearifan lokal masyarakat adat yang menyatu dengan alam telah digantikan dengan pembangunan sebagai kemenangan peradaban modern. Berilah kami ya Tuhan, perasaan yang peka dan budi yang cerah, agar kami mampu berkerjasama dengan setiap orang yang berkehendak baik untuk memulihkan dan mempertahankan hak masyarakat adat sebagaimana Engkau kehendaki untuk dilestarikan sejak rencana penciptaan-Mu. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

[Keterangan: P = Pemimpin; U = Umat]

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *