HEADLINE NEWS

Menghargai Manusia Makhluk Pekerja (15)





P   Saudari-saudara, merampas dari orang, upah yang menjadi haknya berarti menjalankan dosa yang sungguh berat, yang berseru ke langit mengundang pembalasan: “Sesungguhnya telah terdengar teriakan berat, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam mereka yang telah menyabit panenmu” (Yak 5:4). Tuhan kasihanilah kami.

U   Tuhan kasihanilah kami.

P   Kami menyadari sungguh amat tidak terpuji dan memalukan melanggar perikemanusiaan yakni menyalahgunakan manusia sebagai alat mencari keuntungan, dan menghargainya melulu sebagai tenaga dan sumberdaya. Kristus kasihanilah kami.

U    Kristus kasihanilah kami.

P Kami kadang tidak gemetar mendengarkan peringatan-peringatan Yesus yang begitu keras (Luk 6:24-25): “Allah akan meminta pertanggungjawaban yang ketat atas cara kami menggunakan harta milik kami. Tuhan Kasihanilah kami”.

U    Tuhan kasihanilah kami.

U  Allah, Bapa sumber cinta dan kebaikan. Engkau telah menciptakan taman Eden kehidupan dan mempercayakan manusia, umat kesayangan-Mu untuk mengusahakannya demi kelangsungan hidup mereka. Berbelaskasihlah kepada mereka, para pekerja yang menggantungkan hidupnya dari kerja dan perjuangan yang sering kali keras dan tidak berperikemanusiaan. Semoga mereka senantiasa sadar dan insyaf bahwa Engkau tak pernah memalingkan wajah-Mu dari mereka melainkan turut serta berkarya dalam hiruk pikuk perjuangan mereka. Sebab Engkaulah Tuhan pemilik kebun anggur sejati dan penjamin kelangsungan hidup kami, yang memerintah bersama Putera dan Roh Kudus sepanjang segala masa. Amin.

[Keterangan: P = Pemimpin; U = Umat]





Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *