HEADLINE NEWS

Beringin: Pohon Pemersatu Segenap Makhluk Yang Mendamba Air

Beringin (Ficus benjamina) di Balai Konservasi Ekopastoral Fransiskan, Pagal.

Terlepas dari semua ceritera mistis di balik pohon beringin (ficus benjamina), ternyata banyak nilai yg dapat dipelajari & diambil darinya baik secara langsung maupun hal-hal positif lainnya. Secara langsung, pohon ini sebagai penjaga ekosistem kita, yang selain menguntungkan manusia, juga makhluk lainnya. Bagi manusia, pohon ini sebagai tempat berteduh karena besar dan daunnya sangat rindang juga sebagai penghasil oksigen yang banyak, dan menyerap polusi udara dari lingkungan kita yang sdh banyak tercemar.

Pohon ini juga melindungi kita dari bahaya erosi karena akar tanaman ini kuat dan mampu mencengkeram tanah dgn baik, juga dengan akar yang besar membuat pohon ini menyerap air yang banyak dan menyimpan cadangan air pada musim kemarau. Dengan mampu hidup di berbagai kondisi membuat pohon beringin memberikan banyak manfaat bagi banyak makhluk hidup. Pohon ini menjadi habitat bagi banyak hewan, «burung-burung yang gemar bersarang di antara dedaunannya, monyet yang suka bergelantungan pada akar-akarnya, serta rumah bagi hewan-hewan kecil lainnya.

Kandungan filosofis yang tersibak di balik  pohon ini pun cukup luas dan dalam sebagai lambang  ke-kokoh-an, ke-kuat-an dan mengayomi. Tidak hanya tumbuh ke atas saja tetapi lebih banyak melebar, mengembang, bahkan kembali menjuntai ke bawah. Arti terdalamnya jelas tertuju pula pada manusia, bahwa manusia tidak pernah boleh lupa dengan asal-usulnya, dari mana dia berasal. Manusia tercipta dari tanah dan semestinya memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi tanah. Apa yang dapat manusia berikan bagi tanah? Kalau beringin selalu menjernihkan mata air di sekitarnya, juga sebagai tanaman konservasi dan penguat lereng alami. Beringin tahu asal-usulnya, betapa lebih terpujinya manusia bila melampaui kebijaksanaan beringin. Kalau tidak mampu membalas kebaikan tanah, cukup perbanyak tanam beringin di lahan-lahan "kritis". Memang sering dibilang Lahan "kritis" atau lahan "tidur" tapi sebetulnya lahan tidak pernah "kritis" dan "tidur". Manusia yang sering sakit "kritis" dan "tidur" berkepanjangan di atas lahan yang hidup.

Budidaya Pohon Beringin di Hutan Lindung 
Inilah saatnya, mari tanam BERINGIN. Kita boleh berbeda pilihan & pandangan, berbeda dalam hal-hal apa saja, tapi satu hal yang pasti, KITA SATU BERSAMA BERINGIN DI MATA AIR!

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *