HEADLINE NEWS

Dimensi Ekologis, Ekonomis dan Estetis Dari Pertanian [Tuntunan Desain Lahan Terpadu dan Analisa Usaha Tani]


Untuk mendukung penerapan pertanian organik yang mandiri dan berkelanjutan, di hari yang ketiga (22 Juli 2019), para peserta magang dipandu untuk mendesain lahan terpadu (kebun impian) serta analisa usaha tani.

Panduan membuat desain kebun dan analisis usaha tani, bersama Andre Bisa.

Dalam sesi ini, kembali Andre Bisa, ofm bersama rekan-rekan staf: Aris Garos, Yani Saju, Jesualdus, Sergyo dan Latief widhiawan, ofm secara bergantian memandu para peserta magang untuk mendesain lahan serta analisa usaha tani. Adapun sesi desain serta analisa ini, oleh Andre Bisa "dimaksudkan untuk memudahkan pekerjaan menjadi lebih efektif, efisien dan produktif. Juga yang tidak boleh diabaikan dalam tata kerja seorang petani adalah bahwa selain tercukupi kebutuhan secara ekonomis, aspek ekologis serta ciri estetis dari pertanian perlu dilingkupi agar berkelanjutan dan menarik", tutur Andre.

Baca juga:

Pengenalan lokasi dan pengantar untuk membuat desain kebun dan analisa usaha tani bersama Yani Saju (staf bidang hortikultura).

Secara sederhana para calon petani, petani pemula atau petani yang lama perlu merancang atau memikirkan kembali desain serta analisa  usaha agar dapat memastikan tersedia atau terpenuhinya semua kebutuhan pertanian seperti bahan baku pupuk dan pestisida, sumber gizi untuk keluarga, sumber pakan ternak. Melihat kenyataan, kondisi kebanyakan lahan sekarang belum lengkap dan belum bisa memenuhi kebutuhan dalam pertanian, maka dalam kesempatan magang ini, para peserta magang perlu menempuh cara-cara sederhana yang ditawarkan oleh Ekopastoral demi lancarnya proses agribisnis.

Pengenalan lokasi dan pengantar untuk membuat desain kebun dan analisa usaha tani bersama Yani Saju (staf bidang hortikultura) dan Yesualdus (Staf bidang konservasi).

Adapun Lahan terpadu adalah lahan yang di dalamnya terdapat unsur-unsur yang saling terkait, misalnya antara tanaman dengan tanaman, antara ternak dengan ternak, antara ternak dengan tanaman, manusia dengan lahan tersebut. Maka, para peserta magang, sebelum memulai proses budidaya dari hulu sampai hilir, perlu memahami apa itu lahan terpadu dan fungsinya, memahami pentingnya membuat rencana, mampu membuat sebuah rencana desain lahan terpadu, mengembangkan model lahan terpadu.

Pengenalan lokasi dan pengantar untuk membuat desain kebun dan analisa usaha tani bersama Yani Saju (staf bidang hortikultura).

Secara sederhana, tujuan membuat lahan terpadu adalah demi mempermudah proses pengadaan bahan baku pupuk dan pestisida, menciptakan ekosistem yang seimbang dan mendukung kegiatan pertanian organik, termasuk pengendalian hama & penyakit terpadu, mencapai kemandirian dalam pertanian, mengintensifkan pemanfaatan lahan, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, meningkatkan keanekaragaman produk & ketahanan pangan.

Pengenalan lokasi dan pengantar untuk membuat desain kebun dan analisa usaha tani bersama Yesualdus (staf bidang konservasi).

Sementara itu, analisis suatu usaha tani sangat penting untuk: mengetahui kekuatan maupun kelemahan aktivitas usaha, sebagai acuan dalam analisis pembiayaan dan pendapatan serta sedapat mungkin bisa membuat perencanaan usaha tani secara matang. Analisis usaha tani disusun berdasarkan pengamatan di lapangan di lahan Ekopastoral Fransiskan.

Pengenalan lokasi dan pengantar untuk membuat desain kebun dan analisa usaha tani bersama Yani Saju (staf bidang hortikultura).

Karena berfluktuasinya harga yang tidak menentu di pasar baik terhadap harga-harga sarana dan prasarana produksi dan harga jual produk usaha tani, maka perkiraan analisis biaya dan pendapatan tidak bersifat tetap, akan tetapi dapat berubah-ubah sesuai dengan keadaan iklim usaha yang sedang berlangsung. Demikian juga perkiraan biaya dan pendapatan akan berbeda dengan daerah lain karena adanya perbedaan agroklimat dan agroekonomi dari masing-masing daerah.


(ADS)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *