HEADLINE NEWS

Petani Adalah Manajer [Manajemen Pemasaran]

Sebagai calon petani masa depan yang hendak terjun dalam dunia agribisnis, aktivitas yang dilakoni oleh para mahasiswa Fakultas Pertanian Undana Kupang dalam kesempatan magang di Ekopastoral Fransiskan Pagal sebagaimana tampak dalam galeri ini memerlihatkan di satu sisi: keterkaitan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep-konsep manajemen agribisnis serta di sisi lain: keterkaitan antara ilmu pertanian dan ilmu pengambilan keputusan. Manajemen sebagai sumber daya yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu usaha tani. Jumlah produksi dan keberhasilan suatu usaha tani tergantung pada siapa yang mengelolahnya. Dengan kata lain, manajemen sebagai sumber daya sangat dipengaruhi oleh human capital pengelola usaha tani tersebut sebagai kunci keberhasilan suatu usaha tani.


Baca juga:
Dalam konteks magang ini, peran petani sebagai manajer (sebagaimana sedang dilakoni oleh para calon petani ini) meliputi empat aktivitas antara lain: pertama, aktivitas teknis: (1) memutuskan akan memproduksi apa dan bagaimana caranya; (2) pemanfaatan lahan; (3) membuat gambaran tentang teknologi dan peralatan yang akan digunakan serta implikasinya pada penggunaan tenaga kerja; (4) menentukan skala usaha.


Kedua, aktivitas komersial: (1) menghitung berapa dan apa saja input yang digunakan baik yang telah ada maupun yang akan dicari; (2) menentukan kapan, di mana dan berapa jumlah input yang diperoleh; (3 mengestimasi penggunaan input dan produksi yang akan diperoleh; (4) menentukan pemasaran hasil, kepada siapa, dimana, kapan dan kwalitas produk atau hasil.


Ketiga, aktivitas finansial: (1) mendapatkan dana dari diri sendiri, dari pinjaman kredit atau kredit lainnya; (2) menggunakan dana untuk memperoleh pendapatan dan keuntungan (jangka panjang); (3) mengestimasi kebutuhan dana untuk jangka panjang yang akan datang (investasi untuk penggantian alat-alat atau perluasan lahan).


Keempat, aktivitas akuntasi: (1) membuat catatan tentang semua transaksi (baik bisnis maupun pajak); (2) membuat laporan; (3) menyimpan data tentang usahanya.


Dengan mencermati beberapa unsur penting dalam agribisnis ini, jelas kelihatan bahwa sesungguhnya petani adalah manajer; dan sebagai manajer dia dituntut untuk memiliki pengetahuan, pengalaman atau keterampilan yang cukup agar dapat memilih alternatif usaha yang baik. Dengan kata lain, keberhasilan suatu usaha tani tergantung bagaimana peran manajer (petani) dalam memberi solusi pada usaha tani yang dilakukannya. Di sini, manajemen merupakan suatu seni (art) yang sulit diukur kuantifikasinya.

Berikut ini Galeri Manajemen Pemasaran:

1. Pemasaran

2. Pemasaran

3. Sortir horti

4. Pemasaran

5. Pemasaran

6. Pemasaran

7. Pemasaran

8. Pemasaran

9. Pemasaran

10. Pemasaran


(AB)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *